Monday, 15 February 2010

Lagu hari ini..

Lagu ini merupakan satu dari sekian banyak lagu yang saya gemari, nadanya enak didengar, liriknyapun tak kalah dahsyat maknanya.. mengajarkan kita untuk tak pernah putus asa dan percaya dengan kemampuan sendiri.. sangat inspiratif.. two thumbs up!!

"Hands" by Jewel

If I could tell the world just one thing
It would be that we're all OK
And not to worry 'cause worry is wasteful
And useless in times like these

I won't be made useless
I won't be idle with despair
I will gather myself around my faith
For light does the darkness most fear

My hands are small, I know
But they're not yours, they are my own
But they're not yours, they are my own
And I am never broken

Poverty stole your golden shoes
It didn't steal your laughter
And heartache came to visit me
But I knew it wasn't ever after

We'll fight, not out of spite
For someone must stand up for what's right
'Cause where there's a man who has no voice
There ours shall go singing

My hands are small I know
But they're not yours, they are my own
But they're not yours, they are my own
I am never broken

In the end only kindness matters
In the end only kindness matters
I will get down on my knees, and I will pray
I will get down on my knees, and I will pray
I will get down on my knees, and I will pray

My hands are small I know
But they're not yours, they are my own
But they're not yours, they are my own
And I am never broken

My hands are small I know
But they're not yours, they are my own
But they're not yours, they are my own
And I am never broken
We are never broken

We are God's eyes
God's hands
God's mind
We are God's eyes
God's hands
God's heart
We are God's eyes
God's hands
God's eyes
We are God's hands
We are God's hands

Tuesday, 9 February 2010

Arrrgggghhhhhh…!!!

Aku muak..

Saat kata kehilangan makna
Bagaimana lagi harus bicara
Saat setiap jalan dibuat patah
Kemana lagi harus melangkah
Saat bermuka dua sudah biasa
Pada siapa lagi harus percaya

Bila hati sudah membatu
Tiadalah daya gerimis melunakkannya
Bila tirai gelap terlanjur terpaku
Mentaripun tak kuasa menembusnya

Terlalu angkuh untuk disentuh
Terlalu dingin tak jua terhangatkan
Bersedih tiada guna
Amarahpun tak menyelesaikan masalah

Pasrah..

#BT 2 D Max#

Tuesday, 22 December 2009

Happy Mother's Day

Selamat Hari Ibu..
Semoga para ibu diberi sebaik2nya ilmu, kekuatan, kesabaran dan keteguhan dalam menjalankan amanah ini..
demikian sms dan status yang saya tulis hari ini.

sebaik2nya ilmu..

Perempuan yang pintar dalam pendidikan maupun karirnya, belum tentu pintar menjadi ibu, cerdas dalam mengasuh anak, mengurus rumah tangga dan sebagainya. Ibu adalah manusia terpintar, bayangkan berapa disiplin ilmu yang harus dikuasainya? multi profesi, ibu adalah dokter terpercaya saat ada anggota keluarga yang sakit, guru seluruh mata pelajaran bagi anak2nya, juru masak handal yang memastikan makanan yang masuk ke tubuh keluarga bersih, sehat dan bergizi lengkap, akuntan bagi keuangan keluarga, penjahit minimal untuk menjahit kancing baju yang lepas, psikolog terhebat yang siap menampung segala keluh kesah, desainer dan masih banyak profesi lainnya..Karena itu saya berdoa semoga ibu selalu diberi sebaik2nya ilmu dari Sang Pemilik Ilmu..


Kekuatan..

Ibu tetap manusia biasa dengan segala keterbatasannya, dengan segala tugas yang diembannya. Terlebih untuk para ibu yang berperan ganda, saat tenaga dan fikiran telah habis tercurah ditempat kerja, sesampainya di rumah harus sudah full charge lagi demi keluarga. Satu2nya manusia yang jangan sampai jatuh sakit adalah ibu..
Karena itu saya berdoa semoga ibu selalu diberi kekuatan dari Sang Pemilik Kekuatan..


Kesabaran..
Kata orang sabar itu ada batasnya, tapi kata ibu sabarnya ibu tak boleh berbatas.. Saat permasalahan melanda, lelah mendera, dibumbui dengan nakalnya buah hati, sabarnya ibu diuji..
Karena itu saya berdoa semoga ibu selalu diberi kesabaran dari Sang Pemilik Kesabaran..


Keteguhan..
Membaca kalimat demi kalimat di atas solah-olah sedemikian berat tugas ibu, sehingga akhirnya ada perempuan2 yang menyerah untuk menjadi ibu dengan menolak untuk hamil, menolak untuk menyusui, menolak untuk memasak, menolak untuk menyuapi, menolak untuk meninabobokan putra putri2nya atau meluangkan sedikit waktu di akhir pekan untuk sekedar menemani bermain. Semua penolakan itu dilakukan demi mengejar karir ataupun sesuatu yang lain..
Karena itu saya berdoa semoga ibu selalu diberi keteguhan dari Sang Pemilik Keteguhan..


Tulisan ini saya dedikasikan untuk para ibu, calon ibu, dan semua yang memiliki ibu..
I LOVE YOU MOM..

Friday, 4 September 2009

Catatan di Penghujung Lembur Sesi 1..

Hari ini akhirnya datang juga, hari yang menjadi momok bagi para bendahara di kantor saya, amat mungkin berlaku pula di banyak kantor di nusantara. Hari yang menjadi penyebab rangkaian malam-malam panjang yang harus dilewati di kantor, pun di hari libur.

Hari ini hingga sembilan hari mendatang, tim pemeriksa dari Inspektorat tiba dan siap memeriksa hasil kerja kami selama 6 bulan pertama di tahun ini melalui tumpukan berkas yang hanya secuil mencerminkan kerja kami (saya dan rekan2 di kantor) sesungguhnya, apa daya itulah aturan yang berlaku.

Hari ini kami menarik nafas sejenak, sebelum kami memasuki rangkaian lembur sesi2 untuk menindaklanjuti hasil pemeriksaan. Bolehlah menyandarkan punggung sejenak, membayar hutang jam2 yang semestinya dilewatkan di balik selimut tapi malah dihabiskan di balik meja kerja, aih.. baru membayangkannya saja sudah terasa nikmatnya.

Dalam lembur, banyak suka banyak duka.. tapi karena dijalani bersama dalam dukapun dirasa bahagia, ditertawakan bersama-sama. Turun tangga dari lt.5 dalam keadaan gelap gulita, bersarung ria di ruang kerja, printer yang kelelahan bekerja sampai manusia yang bolak-balik seperti setrika jadi pemandangan yang biasa.. suatu hari akan dirindukan.. itu pasti..

PS. I love you guys!!

Tuesday, 2 June 2009

Another 'Nah lho'...

Semalam, seperti malam-malam sebelumnya, seperti biasa acara kumpul emak n bocah, membicarakan aktivitas masing2 seharian. Bunda menceritakan salah satu notes dari seorang sahabat di facebook tentang "Tragedi Berdarah TV 21 Inch", cerita diakhiri dengan nasihat agar Alif lebih hati2 saat bermain (sekarang lagi hobi2nya manjat2 lemari, meja, motor, dsb). Spontan Aa menjawab "Kan, betul kata Aa, bunda gak usah kerja aja, jagain anak2..!" Waks.. Nah lho.. jawaban yang tak terduga...
Awalnya mau direspon dengan pembelaan diri tentang alasan bunda bekerja, tapi akhirnya sambil senyum2 dijawab dengan "Iya ya A, Aa lebih senang kalo bunda di rumah ya...!" dilanjutkan dengan diskusi ringan bagaimana membuat waktu yang terbatas menjadi lebih berkualitas (bahasa ke Alifnya si gak begini..).
Kejadian seperti ini bukan pertama kalinya, bunda berkali2 dibuat terkaget2 dengan jawaban2 Alif.. Banyak pelajaran dibalik tiap commentnya.. Well, that's my boy!!

Our Birthday