Jejaring sosial, seperti facebook, twitter dan kawan-kawannya diakui sebagai media informasi dan komunikasi yang mumpuni. Banyak pihak2 yang menjadikan berbagai jejaring tersebut untuk aneka kepentingan seperti menyebarkan berita, mengumpulkan massa, mempromosikan produk, dsb. Potensi ini tak lepas dari pengamatan para tim sukses partai-partai politik, sebagai contoh pada facebook, tengoklah bagaimana tiba-tiba ramainya daftar friend request menjelang Pilpres yang lalu, ada yang terang2an memakai nama partai atau tokoh yang disuksesi, ada juga yang diselubungi.So, please dont, i repeat dont add me as your friend if you have a mission to succes your political party. I only accept sincere friendship..
saya blum punya efbinya bunda,, namanya apa yak? (lonely)
ReplyDeletecari aja `Tri Uvi fauziah` that my real and full name.. ditunggu dengan senang hati.. :)
ReplyDeletebetul mba, exactly the same as my status a week ago. Sampe2 sy pake capital letter looh... DON'T ADD ME gitu..
ReplyDeleteitu di acc pribadi, ada jg yg nawarin diri ke acc kantor, kan jelas2 ga akan diconfirm.