Monday, 2 August 2010

Mommy Blogger

Di era prosumer dimana seseorang dapat menjadi produser sekaligus konsumer informasi dalam waktu yang nyaris bersamaan, bukan hal yang aneh lagi bagi seorang ibu -tanpa meninggalkan kewajibannya 'nguplek' di dapur atau momong anak- ketak-ketik keyboard berselancar di dunia maya dan blogging. Bahkan kualitas tulisan yang dihasilkan lewat jemari yang berhias kuning kunyit tersebut tak kalah dengan blogger dari kalangan eksekutif muda.  

Perempuan Penulis, khususnya seorang ibu memiliki power yang luar biasa. Tanpa mereka gerakan-gerakan seperti Rational Use of Medicine atau Inisiasi Menyusi Dini belum tentu memasyarakat luas seperti sekarang ini. Keinginan untuk berbagi terasa kuat dalam tiap tulisan, blog yang berisi catatan perjalanan banyak ditemui, tapi hanya blog seorang ibu yang menyertakan tips seperti jangan lupa membawa jaket tebal, kaus kaki ekstra atau minyak telon untuk si kecil karena udara yang cukup dingin dan hal-hal semacam itu. Postingan seorang ibu tentang Roseolla mampu menghindarkan seorang ibu lain dari kepanikan saat putrinya mengalami demam tinggi, karena informasi yang disampaikan rinci dan khas seorang ibu.

"Mothers actively involved in online social media (blogs, Twitter, Facebook, YouTube, etc.) are an important community of women. They are affecting social change from a grassroots up approach. From them, we learn about motherhood’s many joys and challenges, some of which were rarely discussed openly before. To their credit, we are no longer fed a homogenized version of motherhood and life from the mass media or celebrity perspective. Instead we enjoy unfiltered, unapologetic and, above all, sincere experiences from a variety of women living in real time." demikian ungkap Kevin Burke, founder MomsWhoBlog.com.

Apa yang membuat para ibu ikut meramaikan ranah maya? Berikut beberapa alasan mengapa para ibu ngeblog:

Sarana pengekspresian diri
Membuat sebuah blog dengan segala pernak-perniknya untuk kemudian diisi dengan tulisan yang merupakan buah fikiran, pengalaman dan perasaan merupakan sebuah seni yang memberikan kepuasan tersendiri bagi pelakunya.

Sarana untuk bersosialisasi dan berbagi
Interaksi yang terjalin melalui saling respon blog masing-masing, berbagi pengalaman (sangat menyenangkan mengetahui ada orang lain di luar sana yang mengalami hal yang sama dan merasa tertolong dengan pengalaman yang dipunya) dan berbagi ide-ide terkadang menghasilkan ikatan yang lebih erat dari pertemuan tatap muka.  

Sarana silaturahmi dengan keluarga, saudara ataupun teman yang berjauhan
Sebuah status di sosial media ataupun email tidak sebaik tulisan dalam sebuah blog dalam menggambarkan suatu peristiwa. Dengan mengunjungi blog seseorang seolah-olah kita tengah membaca hati dan fikirannya.

Sarana 'mengawetkan' ingatan
Tidak sedikit para ibu yang memiliki jurnal khusus berisi tahapan perkembangan dan pertumbuhan anak, pengalaman dalam mengasuh dan mendidik anak, pengalaman dalam berkeluarga dan hal-hal lainnya, agar di kemudian hari kenangan-kenangan tersebut tidak hilang dan terlupakan, disini blog menjadi diary online yang menjaga ingatan tersebut.

Sarana beropini
Siapa bilang seorang ibu hanya dapat menuliskan tentang pernak-pernik keluarga? blog menjadi media ibu untuk ikut beropini mengenai isu-isu hangat di media, baik mengenai ekonomi, sosial, atau bahkan politik.

Sarana menambah penghasilan
Para ibu yang berjiwa usaha cukup jeli menangkap pasar yang menjanjikan di dunia online, berbagai usaha seperti katering, butik, event organizer dan sebagainya mulai dipromosikan secara online melalui blog mereka.

Nah, apapun alasan bloggingnya, yuk mommy blogger khususnya yang berdomisili di Jawa Barat, tunjukkan power kalian lewat Lomba Blog Depok... Go Mommy Blogger!!

Sumber tulisan dan foto:
http://www.momswhoblog.com

7 comments:

  1. Blogwalking di malam ini tuk cari inspirasi dan persahabatan .Sukses selalu

    ReplyDelete
  2. maksih pak, semoga dapet yang dicari.. sering2 mampir.. :D

    ReplyDelete
  3. ngeblog tambah semangat setelah inget dengan Sarana menambah penghasilan

    ReplyDelete
  4. haha.. betul banget tuh, yang punya jiwa wirausaha bisa memanfaatkan blognya sebagai ajang promosi atau etalase toko..

    ReplyDelete
  5. sedang memanfaatkan blogwalking untuk sarana silaturahmi :) *like this*
    apa kabar, Piecha ? mohon maaf lahir batin ya..

    ReplyDelete
  6. Kabar baik bu Lita.. maaf lahir bathin juga ya bu.. bu, mau dong belajar mengolah samapah plastik, bisa gak kalo ngundang ibu buat ngajarin kita2??

    ReplyDelete
  7. hmmm... blog walking juga nih... ditunggu kunjungannya di nomor peserta 609-617.. ^.^

    ReplyDelete

Our Birthday